Beranda / Belajar / Inventory

Cara Menghitung Safety Stock & Reorder Point (Rumus + Contoh Excel)

JAWABAN LANGSUNG

Rumus praktis Safety Stock = (Pemakaian Maksimum Harian × Lead Time Maksimum) − (Pemakaian Rata-rata Harian × Lead Time Rata-rata). Sedangkan Reorder Point (ROP) = (Pemakaian Rata-rata Harian × Lead Time Rata-rata) + Safety Stock.

Penjelasan Praktis

Safety stock melindungi operasional dari dua ketidakpastian: lonjakan permintaan mendadak dan keterlambatan pengiriman vendor.

Reorder Point (ROP) bekerja sebagai alarm otomatis di sisa stok berapa tim Purchasing wajib menerbitkan PO baru.

CONTOH KASUS LAPANGAN

Pemakaian botol rata-rata 1.000 pcs/hari (maks 1.400). Lead time normal 6 hari (maks 9 hari). • Safety Stock = (1.400 × 9) − (1.000 × 6) = 6.600 botol. • Reorder Point (ROP) = (1.000 × 6) + 6.600 = 12.600 botol.

Rumus & Tabel Acuan Kerja

KomponenSimbolContoh NilaiKeterangan
Pemakaian Rata-rataAvg Usage1.000 pcs/hariRata-rata keluar harian normal
Pemakaian MaksimumMax Usage1.400 pcs/hariPermintaan tertinggi harian realistis
Lead Time Rata-rataAvg LT6 hariWaktu normal PO terbit s/d barang masuk rak
Lead Time MaksimumMax LT9 hariWaktu tunggu terlama saat vendor telat
Safety StockSS6.600 pcs(1.400 × 9) − (1.000 × 6)
Reorder PointROP12.600 pcs(1.000 × 6) + 6.600 → Titik wajib order ulang

Kesalahan Operasional yang Sering Terjadi

  • Hanya menghitung waktu jalan truk tanpa memasukkan waktu proses PO internal dan QC gudang.
  • Memakai satu persentase safety stock yang sama untuk barang fast-moving dan slow-moving.
CATATAN PRAKTISITips praktisi (Rosi Nurusobah): Gabungkan Safety Stock dengan klasifikasi ABC. Jaga buffer ketat untuk SKU Kelas A (80% omzet) dan tekan stok untuk SKU Kelas C agar kas tidak mandek.

Lowongan Terkait

Lowongan PPIC Aktif

Semua lowongan →