JAWABAN LANGSUNG
Tujuh KPI Gudang paling krusial yang wajib dipantau adalah Inventory Accuracy (≥99%), Order Picking Accuracy (≥99,5%), Dock-to-Stock Time (≤4–8 jam), On-Time In-Full / OTIF (≥96%), Putaway Accuracy (≥99%), Shrinkage Rate (≤0,2%), dan Lines Picked per Hour.
Penjelasan Praktis
Banyak gudang terlihat sibuk setiap hari namun komplain barang salah kirim dan stok selisih terus berulang karena tidak diukur dengan indikator yang jelas.
Mulailah dari 7 KPI inti yang langsung menyentuh ketepatan stok, kecepatan proses inbound-putaway, dan akurasi pengiriman outbound.
CONTOH KASUS LAPANGAN
Di gudang distribusi FMCG Bekasi (1.800 SKU), supervisor menetapkan target Dock-to-Stock maksimal 6 jam dan Picking Accuracy 99,5%. Setiap Jumat sore, data selisih dibedah dalam briefing 15 menit.
Rumus & Tabel Acuan Kerja
| KPI Gudang | Rumus Perhitungan | Target Sehat | Masalah yang Dideteksi |
|---|---|---|---|
| 1. Inventory Accuracy | (1 − |Selisih Stok| ÷ Total Stok Sistem) × 100% | ≥ 99,0% | Stok gaib, salah input GRN, salah ambil |
| 2. Order Picking Accuracy | (Order Tanpa Salah Ambil ÷ Total Order) × 100% | ≥ 99,5% | Salah kirim SKU/varian ke pelanggan |
| 3. Dock-to-Stock Time | Waktu Masuk Rak − Waktu Truk Bongkar | ≤ 4–8 Jam | Barang menumpuk di staging inbound |
| 4. On-Time In-Full (OTIF) | (Order Tepat Waktu & Lengkap ÷ Total Order) × 100% | ≥ 96,0% | Telat kirim atau barang kurang |
| 5. Putaway Accuracy | (Lokasi Simpan Sesuai Sistem ÷ Total Putaway) × 100% | ≥ 99,0% | Barang terselip di rak lain |
| 6. Shrinkage Rate | (Nilai Barang Hilang/Rusak ÷ Total Nilai Stok) × 100% | ≤ 0,2% | Kerusakan handling atau kehilangan |
| 7. Lines Picked / Hour | Total Baris Diambil ÷ Jam Kerja Picker | 35–60 baris/jam | Layout fast-moving kurang optimal |
Kesalahan Operasional yang Sering Terjadi
- Mengukur kecepatan picker saja tanpa mengukur akurasi (banyak salah kirim).
- Mengumpulkan KPI hanya untuk laporan bulanan tanpa memperbaiki SOP lapangan.